Followers

Showing posts with label kesihatan. Show all posts
Showing posts with label kesihatan. Show all posts

Saturday, 25 February 2012

Women with RA, lupus have fewer children than they want. Why?

New research suggests that more than half of women with the autoimmune diseases rheumatoid arthritis (RA) and systemic lupus erythematosus (SLE, or lupus) have fewer children than they had desired.

According to a study published Thursday in the journal Arthritis Care & Research (a journal of the American College of Rheumatology), it appears that some women diagnosed with RA or lupus during their childbearing years consciously choose not to have children after they’ve been diagnosed. Those choices may be based on concerns that they may pass their disease on to a child, that the medication they take to manage their condition may harm a child, or that their condition might render them unable to properly care for a child.

Beyond those understandable concerns, the study found that women with RA who had had fewer children than they had once planned had experienced higher rates of infertility and those with lupus who’d had fewer children than planned had higher rates of miscarriage than women who had the number of children they had originally planned.
Researchers surveyed 578 women with RA and 114 with lupus and categorized them according to their desire to have children (or more children) at the time they were diagnosed. More than 60 percent reported they were no longer interested in having children at that time. Of those who were interested in having children, 55 percent with RA and 64 percent with lupus had fewer children than originally planned.

The authors note that concerns over medication, genetic transmission, and and inability to care for a child can be managed through patient education and treatment management; for instance, they point out that the likelihood of a woman’s passing these conditions to offspring is actually quite small.
“Beyond patient choice, however,” they write, “infertility in women with RA and pregnancy loss in women with SLE resulted in fewer children. To help women fulfill their childbearing goals, therefore, we must address patient education, as well as the underlying causes of infertility and pregnancy loss.”

According to the American College of Rheumatology, as many as 322,000 adults in the United States have systemic lupus (in which the body’s immune system attacks healthy cells, tissues or organs) and about 1.3 million have RA (which causes painful joint inflammation). Both conditions are more common among women than men and often are diagnosed during childbearing years.
By  |  12:01 AM ET, 02/16/2012

Wednesday, 8 February 2012

khasiat durian belanda

 

Durian Belanda atau Soursop, buah dari pohon Graviola adalah pembunuh semulajadi sel kanser yang ajaib dengan 10 ribu kali lebih kuat dari pada terapi kemo. Tapi kenapa kita tidak tahu?

Kerana salah satu perusahaan dunia telah menutup rahsia penemuan penyelidikan tentang khasiat buah ini sebaik mungkin, mereka ingin agar dana penyelidikan yang dikeluarkan sangat besar, selama bertahun-tahun, ditambah pula keuntungan yang melimpah dengan cara menjadikan pohon Graviola Sintetis sebagai bahan utama ubat rawatan kanser.

Pohonnya rendah, di Brazil dinamai 'Graviola', di Sepanyol 'Guanabana' bahasa Inggeris dipanggil 'Soursop'. Di Indonesia , dikenali sebagai buah Sirsak manakala di Malaysia dipanggil sebagai Durian Belanda. Buahnya agak besar, kulitnya berduri lembut, isi buah berwarna putih, rasanya masam-masam manis , dimakan dengan cara membuka kulitnya atau dibuat jus.

Khasiat dari buah durian belanda ini memberikan kesan anti tumor / kanser yang sangat kuat, dan terbukti secara perubatan menyembuhkan segala jenis kanser. Selain menyembuhkan kanser, buah ini juga berfungsi sebagai anti bakteria, anti fungus , berkesan melawan berbagai jenis parasit dan cacing, menurunkan tekanan darah tinggi, kemurungan, stress, dan menormalkan kembali sistem saraf yang kurang baik.

Salah satu contoh betapa pentingnya kewujudan Institut Sains Kesihatan bagi orang-orang Amerika adalah kerana institut ini telah membuka tabir rahsia buah ajaib ini. Fakta yang membingungkankan adalah: Jauh dipedalaman hutan Amazon, tumbuh 'pohon ajaib', yang akan merubah cara berfikir anda, doktor anda, dan dunia mengenai proses penyembuhan kanser dan harapan untuk bertahan hidup.

Hasil penyelidikan membuktikan “pohon ajaib” dan buahnya ini :

i) Menyerang sel kanser secara efektif dan semulajadi, TANPA rasa mual, berat badan turun, rambut gugur, seperti yang terjadi pada terapi kemo.

ii) Melindungi sistem kekebalan tubuh dan mencegah dari jangkitan yang mematikan.
iii) Pesakit merasakan lebih kuat, lebih sihat selama proses perawatan / penyembuhan.

iv) Menambah tenaga dan penampilan fizikal semakin bertambah baik.

Sumber berita sangat mengejutkan ini berasal dari salah satu pengeluar farmasi terbesar di Amerika . Buah Graviola telah diuji lebih dari 20 makmal, sejak tahun 1970-an hingga beberapa tahun berikutnya. Hasil ujikaji dari ekstrak (sari) buah ini adalah :

1. Secara berkesan memilih sasaran dan membunuh sel jahat dari 12 jenis kanser yang berbeza, diantaranya kanser : Usus Besar , Payu Dara , Prostat, Paru-Paru dan Pankreas.

2. Daya kerjanya 10,000 kali lebih kuat dalam memperlambatkan pertumbuhan sel kanser dibandingkan dengan Adriamycin dan Terapi Kemo yang biasa digunakan!

3. Tidak seperti terapi kemo, ekstrak buah ini secara selektif hanya memburu dan membunuh sel-sel jahat dan TIDAK membahayakan atau membunuh sel-sel yang sihat.

Penyelidikan telah dilakukan secara ekstensif pada pohon “ajaib” ini,selama bertahun-tahun tapi kenapa kita tidak tahu langsung mengenai hal ini ? Jawabnya adalah : Begitu mudah kesihatan kita, kehidupan kita, dikendalikan oleh yang memiliki wang dan kekuasaan!

Salah satu perusahaan ubat terbesar di Amerika dengan aset jutaan dollar melakukan penyelidikan luar biasa pada pohon Graviola yang tumbuh dihutan Amazon ini. Ternyata beberapa bahagian dari pohon ini : kulit kayu, akar, daun, isi buah dan bijinya, selama berabad-abad lamanya telah menjadi penawar bagi suku Indian di Amerika Selatan untuk menyembuhkan : sakit jantung, asma, masalah berkaitan hati dan rematik.


Dengan bukti-bukti ilmiah yang minimum, perusahaan yang mengumpulkan dana dan sumber usaha manusia yang sangat besar bagi tujuan melakukan penyelidikan dan berbagai ujian. Hasilnya sangat menakjubkan. Graviola secara ilmiah telah terbukti sebagai agen pembunuh sel kanser yang berkesan !

Tapi… kisah Graviola hampir berakhir disini. Kenapa?

Dibawah undang-undang persekutuan, sumber bahan semulajadi untuk ubat adalah DILARANG dipatentkan.

Perusahaan menghadapi masalah besar dan mereka berusaha sedaya upaya dengan pembiayaan sangat besar untuk membuat klon tiruan dari Graviola ini agar ianya dapat dipatentkan sehingga dana yang dikeluarkan untuk penyelidikan dan ujian dapat dituntut dan bahkan mengaut keuntungan besar. Tapi usaha ini tidak berhasil kerana Graviola tidak berjaya diklon. Perusahaan gigit jari setelah mengeluarkan dana jutaan dolar untuk usaha penyelidikan mereka.

Ketika mimpi untuk mendapatkan keuntungan besar beransur-ansur pudar, kegiatan penyelidikan juga turut berhenti. Lebih parah lagi, perusahaan menutup projek ini dan memutuskan untuk TIDAK menerbitkan hasil penyelidikan ini.

Beruntunglah, ada salah seorang ilmuwan dari kumpulan penyelidik tidak sanggup melihat kekejaman ini terjadi. Dengan mengorbankan kerjayanya, dia menghubungi sebuah perusahaan yang biasa mengumpulkan bahan-bahan bersumberkan semulajadi dari hutan Amazon untuk penghasilan penawar.

Ketika para pakar penyelidik dari Institut Sains Kesihatan mendengar berita keajaiban Graviola, mereka mulai lakukan usaha penyelidikan. Hasilnya sangat mengejutkan. Graviola terbukti sebagai pohon pembunuh sel kanser yang berkesan.
The National Cancer Institute mulakan penyelidikan ilmiah yang pertama pada tahun 1976. Hasilnya membuktikan bahawa daun dan batang kayu Graviola mampu menyerang dan menghancurkan sel-sel jahat kanser. Sayangnya hasil ini hanya untuk keperluan dalaman dan tidak dihebahkan.

Sejak 1976, Graviola telah terbukti sebagai pembunuh sel kanser yang luar biasa pada ujikaji yang dilakukan oleh 20 makmal bebas yang berbeza.

Satu kajian yang dihasilkan oleh the Journal of Natural Products menyatakan bahawa kajian yang dilakukan oleh Catholic University di Korea Selatan, mendakwa bahawa salah satu unsur kimia yang terkandung di dalam Graviola, mampu memilih, membezakan dan membunuh sel kanser usus besar dengan 10,000 kali lebih kuat berbanding dengan Adriamycin dan terapi kemo!

Sebuah kajian di Purdue University pula membuktikan bahwa daun Graviola mampu membunuh sel kanser secara berkesan, terutama sel kanser: Prostat, Pankreas, dan Paru-paru.

Setelah hampir 7 tahun tidak ada berita mengenai Graviola, akhirnya berita keajaiban ini pecah juga, melalui informasi dari Lembaga-lembaga seperti disebutkan terdahulu.

Kisah lengkap tentang Graviola, dimana memperolehnya, dan bagaimana cara memanfaatkannya, dapat dijumpai dalam Beyond Chemotherapy: New Cancer Killers, Safe as Mother’s milk, sebagai bonus istimewa percuma terbitan Health Sciences Institute. Sekarang anda tahu manfaat durian belanda yang luar biasa ini. Rasanya manis-manis masam begitu menyegarkan. Buah yang 100% semulajadi tanpa sebarang kesan sampingan.





sumber facebook